klik-galamedia.com, OMAY dikenal sebagai pengorbit penyanyi dan cukup banyak artis yang berhasil diorbitkannya. Ketertarikan Lina (23) pada Omay karena dirinya berobsesi menjadi penyanyi. Perkenalannya dengan Omay merupakan anugerah. Perasaan senang itu diutarakan Lina kepada Omay dengan terus terang. Omay pun tersanjung mendengar pengakuan jujur tersebut. Bahkan Lina pun tanpa risi megakui statusya sebagai janda. Bagaimanakah kelanjutan hubungan mereka? Gana Hendrik mengisahkan.
OMAY yang sudah lama menjomlo semkain agresif untuk mendapatkan Lina sebagai pendamping hidup. Apalagi saat itu Lina hidup berdua saja dengan putrinya yang baru berumur dua tahun. Kehidupannya yang sederhana di rumah kontrakan.
Dari waktu ke waktu, hubungan Omay dan Lina semakin intim. Omay sering menginap di rumah kontrakan Lina, bahkan kebutuhan hidup sehari-hari Lina pun Omay yang menanggung. Namun belakangan ambisi Lina yang ingin menjadi seorang penyanyi pun seakan terlupakan. Perhatian Omay begitu besar padanya.
Begitu pun ketika Omay memberanikan diri menyatakan cintanya, Lina menerimanya dengan penuh haru. "Mungkin ini jodoh dari Allah, karena beberapa kali aku selalu dikhinati perempuan. Tapi Lina sungguh berbeda dengan perempuan-perempuan lain yang pernah kukenal," pikir Omay sambil memandangi wajah pacarnya dengan lembut.
Rasa cinta yang menggebu membuat hasil kerjanya selalu diserahkan pada Lina. Omay tidak memedulikan status Lina karena sudah jatuh hati dan terpesona oleh kelembutan Lina. Omay benar-benar dibutakan dengan keluguan kekasihnya.
Omay dan Lina dari hari ke hari semakin lengket saja, mereka selalu pergi mencari hiburan dan belenja keperluan sehari-hari bersama-sama. Omay sangat bersyukur dipertemukan dengan Lina. Ia semakin giat bekerja dan mengumpulkan uang untuk bekal berumah tangga dengan Lina.
Omay begitu yakin dan mantap dengan pilihannya, Lina adalah perempuan yang bisa mendampingi hidupnya. "Mau mencari perempuan yang seperti apa lagi? Semuanya sudah ada pada Lina," pikirnya. Apalagi usia Omay kini sudah memasuki kepala empat, sudah lebih dari cukup untuk menikah. Dalam keluarganya tinggal Omay yang belum berumah tangga. Ia bungsu dari lima bersaudara.
Memasuki usia satu tahun, hubungan keduanya mulai tidak seindah dan seharmonis dulu. Omay yang begitu perhatian mulai kecewa dengan sikap Lina. Pasalnya ketika ia mengutarakan niat untuk melanjutkan hubungannya ke jenjang pernikahan, Lina selalu mengelak dengan alasan belum siap. "Sabar ya Mas, belum siap. Masalahnya masih trauma dengan pernikahan, takut terulang seperti yang dulu," ujarnya.
Mendengarnya Omay berusaha mengerti. Ia tetap berusaha bersabar menunggu waktu yang tepat. Untuk sementara waktu ia akan fokus pada pekerjaan saja. Sebab pernikahan memerlukan waktu dan persiapan yang mapan. Pernikahan bukanlah untuk main-main, namun diperlukan keseriusan dari kedua belah pihak dan tidak ada keterpaksaan. (bersambung)**
Saturday, 9 January 2010
Awal Percintaan itu Bermula dari Minibus (2) Janda Muda itu Memiliki Obsesi Menjadi Penyanyi
Subscribe to:
Post Comments (Atom)



0 comments:
Post a Comment