Saturday, 12 December 2009

INDRAMAYU REMAJA

Written by : Abu Fahad – Kuwait
Perkembangan suatu daerah salah satunya tergantung kepada pemimpin/kepala daerah. Sosok pemimpin sangat menentukan maju mundurnya suatu daerah. Jika pemimpin itu korup dan tidak peduli dengan rakyat, maka jangan berharap daerah tersebut berkembang dengan baik. Sebaliknya jika mempunyai seorang pemimpin yang bertanggung jawab maka insya Allah sedikit demi sedikit daerah tersebut mempunyai perubahan yang positif.


Sebagai bagian dari masyarakat Indramayu, saya bersyukur mempunyai pemimpin yang bertanggung jawab. Sedikit demi sedikit Indramayu berkembang secara signifikan. Hal itu bisa kita lihat dari berbagai prsetasi yang diterima oleh bupati Indramayu, terutama masalah pendidikan. Image negative yang telah lama melekat di Indramayu, kini perlahan-lahan mulai memudar.
Indramayu dulu dan sekarang sangat jauh berbeda. Dulu Indramayu sangat terkenal dengan prostitusi dan kawin muda, perjudian dan minuman keras ada di mana-mana. Pada saat itu tempat-tempat maksiat sangat mudah kita temukan dan menjamur di setiap sudut desa.
Kini seiring dengan bergantinya pemimpin, Indramayu di bawah kepemimpinan Bapak Irianto MS (Yance) dengan semboyan Indramayu Remaja (Religius, Mandiri dan Bersahaja), sedikit demi sedikit Indramayu berkembang secara positif. Di bawah kepemimpinan Bapak Yance, Indramayu berangsur-angsur bangkit. Image negatif yang dulu melekat di Indramayu sekarang memudar. Perangkat hokum dioptimalkan, prostitusi, perjudian dan minuman keras berangsur-angsur musnah, meskipun masih ada beberap tempat prostitusi, perjudian dan minuman keras masih eksis secara terselubung. Namun secara umum kita sulit menemukan tempat-tempat maksiat di wilayah Indramayu.
Adanya instruksi/anjuran bapak Yance untuk membaca alqur’an sebelum memulai bekerja (bagi muslim) adalah langkah positif untuk selalu mengingat Allah. Murid (siswa) putri yang muslim juga dianjurkan untuk memakai jilbab. Pemda Indramayu juga menyediakan program bea siswa bagi sisw yang berprestasi dan tidak mampu.
Indramayu juga tercatat sebagai salah satu daerah pengirim tenaga kerja Indonesia (TKI) terbanyak. Praktek kolusi korupsi dan nepotisme (KKN) perlahan-lahan bisa ditekan.
Untuk itu terlepas dari sisi politik, kita sebagai bagian dari masyarakat Indramayu patut berterima kasih kepada bapak Yance yang sudah berusaha keras untuk memajukan dan menjaga citra Indramayu.
Kita berharap pemimpin di masa yang akan dating mampu mempertahankan dan meningkatkan prestasi Indramayu, jangan sampai kembali ke Indramayu tempo dulu



0 comments:

Post a Comment