Tuesday, 2 March 2010

Zidane: Sepak Bola Bukan untuk Uang


KOMPAS.com — Pemain sepak bola Eropa selalu identik dengan limpahan harta. Namun, bagi Zinedine Zidane, uang bukanlah segalanya dan bukan tujuan Zidane selama bermain bola.

Zidane adalah legenda sepak bola. Mantan pemain Perancis itu tiga kali terpilih sebagai Pemain Terbaik Dunia. Permainan cantiknya telah menghasilkan banyak gelar dan kekayaan. Namun, ia mengaku bahwa sepak bola bukan tujuannya untuk mencari uang. Sepak bola justru menjadi sarana untuk memberi.

Saya tidak pernah memikirkan hidup saya sesuai dengan apa yang saya dapat. Saya tidak bermain bola untuk uang. Saya bermain sepak bola karena saya tidak pernah berpikir saya bisa melakukan hal lainnya. Dalam sepak bola, saya berikan segalanya. Jika saya bilang semuanya, maka berarti semuanya, termasuk uang," kata Zizou, panggilan pemain keturunan Aljazair itu, seperti dikutip El Pais.

Ucapan Zidane itu bukan isapan jempol. Jika dia mau menerima tawaran Presiden Real Madrid Florentino Perez, maka ia pasti mendapat jabatan tinggi di klub raksasa Spanyol tersebut. Zidane tetap menghormati Perez dan bersedia menjadi penasihatnya. Namun, tak setiap hari ia harus berada di Santiago Bernabeu. Ia hanya datang ke sana jika diundang untuk acara khusus, tanpa dibayar.

Zidane kini lebih sering meluangkan waktunya bersama keluarga, teman, atau Madrid dan para sponsor untuk mengisi kegiatan-kegiatan amal. Salah satunya adalah acara amal yang digelar oleh ELA, sebuah organisasi di Eropa yang dibentuk bagi orangtua dan pasien penderita kerusakan sistem otak yang banyak menyerang anak-anak.

Zidane ditunjuk sebagai orangtua asuh organisasi tersebut di wilayah Perancis. Tentu saja hal ini dia lakukan tanpa imbalan uang. "Kami telah membantu banyak keluarga dan banyak anak untuk dirawat, hidup normal, dan bisa belajar.... Saya merasa melakukan suatu yang penting," ungkap Zidane, yang gambarnya dijadikan perangko dan dijual untuk membantu organisasi tersebut.

Dalam kegiatan amalnya itu, Zidane juga bekerja sama dengan pemain yang pernah menjadi idolanya, Enzo Francescoli. Enzo adalah mantan pemain Uruguay dan pernah bergabung dengan Olympique Marseille. Usianya 48 tahun atau 11 tahun lebih tua dari Zidane.

0 comments:

Post a Comment