Tuesday, 22 December 2009

PATUNG OBAMA

Written by Abu Fahad
Akhir-akhir ini Indonesia dibikin tercengang dengan adanya patung Obama di taman Menteng-Jakarta. Reaksinya bermacam-macam, ada yang pro dan ada yang kontra. Bagi yang pro tentunya bagi mereka yang pernah mengenal atau bergaul dengan Obama kecil karena mereka merasa bangga punya teman yang jadi pemimpin dunia.


Terlepas dari pro dan kontra, mari kita renungkan bersama.
Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar, dibangun dan didirikan dengan cucuran darah dan keringat para pahlawan. Untuk membangun sebuah bangsa yang besar dan berdaulat, rakyat Indonesia berjuang dengan sekuat tenaga. Mereka rela berkorban baik harta, tenaga, pikiran bahkan nyawa mereka. Para pahlawan gugur untuk memperjuangkan Indonesia, agar kelak menjadi negara yang berdaulat dan berwibawa.
Betapa besarnya jasa dan pengorbanan pahlawan-pahlawan kita. Saya yakin mereka berjuang dengan tulus dari hati nurani mereka. Mereka tidak mengharapkan apapun dari negeri ini, kecuali ingin membebaskan bangsa Indonesia dari belenggu kolonial, ingin membebaskan bangsa Indonesia dari kebodohan dan ingin membangun bangsa Indonesia yang berdaulat dan merdeka.
Sekarang bangsa Indonesia sudah menjadi bangsa yang merdeka dan berdaulat. Apa yang telah kita lakukan untuk menghormati pahlawan-pahlawan bangsa yang telah berkorban untuk negeri ini ? Apakah kita cukup memperingatinya pada hari-hari nasional ? Apakah kita cukup menyanyikan mars pahlawan ? Tidak…itu tidak cukup. Sebagai bangsa yang berbudaya, hendaknya kita harus selalu menghormati jasa para pahlawan kita. Salah satunya, kita harus menjaga wibawa dan kehormatan para pahlawan kita.
Alangkah tidak bijak, jika kita membuat atau mendirikan patung orang lain (Obama) di tengah-tengah publik. Apa yang telah Obama lakukan untuk bangsa Indonesia..tidak ada !
Dengan tidak mengurangi rasa hormat saya kepada Mr. Obama, alangkah bijaknya jika kita memasang patung pahlawan kita yang jumlah ratusan. Dengan demikian kita sudah menghormati dan menjaga wibawa para pahlawan kita. Lagi pula apa yang kita dapatkan dari Mr. Obama. Wajar saja kita salut kepada Obama apalagi bagi mereka yang pernah berteman dengan Obama di masa kecil, tapi tidak berarti kita harus berbuat berlebihan seperti membuat patung Obama di taman Menteng Jakarta. Mana sense of nationalitynya sebagai warga negara Indonesia ?
Semoga tulisan ini bisa membuka mata hati kita.

0 comments:

Post a Comment